by

Data jumlah Pendemo 200 Aktivis Pemuda dan Mahasiswa, Ternyata Hanya 4 Orang

SriwijayaUpdate.Com, Ogan Ilir – Gaung Demontrasi yang mengatasnamakan 200 aktivis Pemuda dan Mahasiswa yang akan turun ke Kantor Bupati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir sudah terdengar jauh-jauh hari.

Namun, ketika turun dijadwal yang ditentukan pada 15 Juni 2023, hanya segelintir orang mengatasnama aktivis Pemuda dan Mahasiswa atau hanya ada 4 orang. Ada Apa?

Bahkan keempat orang ini tidak membawa perlengkapan demo semestinya, seperti pengeras suara, spanduk dan lain sebaginya. Hanya membawa lebaran kertas yang isi tuntutan mereka.

Apakah aksi ini berlanjut atau selesai?. Allahualam. Yang pasti isu yang beredar para pendemo diduga sudah ‘ditutup mulut’.

“Gak bakal ngulang lagi demo itu, sudah belanja mereka. Buktinya hanya 4 orang, tidak bawa peralatan juga, mana yang lain yang katanya ratusan orang,” ujar Irwansyah, warga yang sering nongkrong di Pemkab Ogan Ilir.

Dari Surat Demo yang beredar, yang menggunakan kop Koalisi Aktivis Revolusioner Sumatra Selatan dengan menggunakan logo garu dan bendera merah putih.

Isinya; Salam Perjuangan Rakyat

Aksi unjuk rasa atau demonstrasi adalah salah satu bentuk dari kemerdekaan Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum Dalam Pasal Angka 3, Unjuk Rasa didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan seorang atau lebih untuk mengeluarkan pikiran dengan lisan, tulisan dan sebagainya secara demonstratif di muka umum.

Mengacu kepada peraturan perundangan di atas dengan segala hormat kami sampaikan jinkan kami menyampaikan surat pemberitahun aksi/unjuk rasa ini yang Insya allah akan kami laksanakan:

Hari/Tanggal : Kamis/15-06-2023
Pukul: 13:00 WIB selesai
Tempat Aksi: Kantor Bupati Kab Ogan Ilir
Perangkat Aksi: Mobil Komando, Bendera Merah Putih spanduk, karton dll
Jumlah Massa: 200 Aktivis Pemuda dan Mahasiswa
Contak Person: 0812-7856-9102/0838-0316-0512
Tuntutan: Mendesak Bupati Kabupaten Ogan Ilir untuk mengevaluasi Pejabat Pemkab Ogan Ilir.

Surat pemberitahuan Aksi Demo ini ditandatangani Yayan Joker sebagai Koordinator aksi, Reza Mars sebagai Kordinator aksi, Solahuddin sebagai koordinator lapangan, dan Harno Pangestu sebagai Koordinator lapangan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Sat Pol PP, Sony Hutagalung saat dikonfirmasi membenarkan adanya Demo yang hanya dilakukan 4 orang.

“Alasan mereka, ada kendala teknis, jadi masa tidak banyak, gak ada mobil pickup dan alat peraga demo lainnya,” singkatnya dihubungi palpres.com. (red)

News Feed